Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sikat Gigi 3 Kali Sehari, Berapa Aturan Gosok Gigi yang Benar?


Yang terbaik ialah aturan menggosok gigi 2x satu hari, sesudah sarapan pagi serta sebelum tidur. Menggosok gigi akan berguna bila dikerjakan dengan benar, yakni bersihkan semua susunan plak gigi. Bila kurang bersih, plak akan ‘menangkap’ sisa-sisa makanan yang ada didalam mulut serta jadi karang gigi.

Gosok gigi minimal berapa kali, Ahli kesehatan merekomendasikan kita selalu untuk mengawasi kesehatan gigi serta mulut lewat cara tetap menyikat gigi sekurang-kurangnya 2x dalam satu hari, yaitu sesudah makan serta sebelum tidur. Akan tetapi, buat beberapa orang yang ingin tetap mengawasi kebersihan gigi serta gusinya, mereka akan tetap menggosok giginya sesudah makan serta sebelum tidur hingga dapat mengerjakannya sampai lebih dari 3 kali dalam satu hari. Walau memang dapat tetap membuat gigi jadi bersih, ahli kesehatan mengatakan bila rutinitas menyikat gigi lebih dari 3 kali dalam satu hari nyatanya dapat memberi efek jelek buat kesehatan.

Aturan yang benar, Jangan Gosok Gigi Lebih dari 3 Kali Sehari

1. Tidak Memakai Sikat Gigi yang Pas

Bila Anda lihat, ada beberapa ukuran sikat gigi terdapat beberapa ragamnya. Richard H Price, DMD, penasihat American Dental Association (ADA) menyampaikan, "Bila Anda mesti buka rahang lumayan besar untuk membiarkan gagang sikat masuk ke mulut, bisa saja sikat gigi sangat besar untuk Anda. Gagangnya juga mesti nyaman digenggam, sensasinya mesti senyaman waktu Anda memegang garpu waktu makan. Makin nyaman sikat gigi Anda, semakin seringkali Anda akan memakainya dengan benar."

2. Pilih Bulu Sikat yang Salah

Ada banyak type sikat pada sikat gigi. Ada yang mempunyai pojok menyempit, ada yang rata, ada yang gunakan karet. Adakah satu type yang lebih baik? Menurut beberapa dokter gigi di WebMD, tidak ada dampak lebih. Nampaknya, yang lebih terpenting ialah tehnik membersihkannya daripada bentuk sikatnya. Beberapa dokter gigi ADA merekomendasikan supaya pilih sikat yang lembut, janganlah yang kasar atau kaku karena dapat mengakibatkan kerusakan/menyakiti gusi. Cari bulu sikat yang cukuplah kaku untuk mengusung plak, tapi kurang kuat untuk mengakibatkan kerusakan gigi.

3. Kurang Seringkali atau Kurang Lama

Sampai kini kita dianjurkan untuk menggosok gigi sekurang-kurangnya 2 kali satu hari. Akan tetapi menurut beberapa dokter di WebMD, 3x dalam satu hari ialah yang terunggul. Saat jarak waktu menggosok gigi sangat jauh, plak bakteri akan menumpuk, dapat membuat radang gusi serta permasalahan lainnya pada mulut. Dianjurkan untuk menggosok gigi sekurang-kurangnya 2 menit setiap saat, semakin lebih baik lagi bila dikerjakan saat 3 menit. Angka waktu itu sebetulnya tidaklah terlalu terpenting, akan tetapi dibanderol supaya kita dapat memiliki waktu yang cukuplah untuk bersihkan permukaan gigi.

4. Menyikat Gigi Sangat Keras atau Sangat Seringkali

Seperti dijelaskan, menggosok gigi 3 kali dalam satu hari memang baik. Akan tetapi, bila terus-terusan, bisa saja kompulsif. Terus-terusan menggosok gigi, contoh 4 kali dalam satu hari, dapat membuat akar gigi teriritasi serta menyakiti gusi. Menyikat sangat keras dapat juga mengakibatkan kerusakan enamel (susunan paling atas gigi). Langkah terunggul ialah menggosok gigi dengan perlahan-lahan serta lembut saat 2-3 menit.

5. Tidak Menyikat dengan Benar

Buat pojok 45 derajat dari garis gusi serta buat pergerakan pendek-pendek waktu menyikat. Pergerakan menyikat panjang di selama garis gusi dapat mengakibatkan abrasi pada gusi. Sikatlah perlahan-lahan mengarah atas serta bawah dari gigi, janganlah dengan pergerakan menyamping pada gigi. Buat pergerakan sirkular vertikal, janganlah horizontal. Kerjakan di bagian permukaan gigi sisi depan, belakang, atas serta bawah dan pada lidah.

6. Tetap Mengawali Pada Titik yang Sama

Banyak orang akan mengawali pada titik yang sama setiap saat akan mulai menggosok gigi. "Awalilah di beberapa tempat yang berlainan agar Anda tidak jadi 'malas' untuk bersihkan titik yang lain. Bila Anda mengawali di titik yang sama, Anda condong semangat di titik itu, lalu malas bersihkan di titik yang paling akhir," jelas Price.

7. Melupakan Sisi Dalam Gigi

Banyak orang nyatanya seringkali lupa bersihkan sisi dalam gigi, sisi yang bersentuhan dengan lidah. Plak yang tersembunyi sama pentingnya untuk dibikin bersih seperti plak yang tampak. Titik yang seringkali dilupakan untuk dibikin bersih ialah di bagian dalam gigi depan.

8. Kurang Bersih Mencuci

Bakteri dapat tumbuh pada sikat gigi yang lupa dibikin bersih. Bila ini berlangsung, bakteri itu dapat tumbuh serta kembali hinggap pada mulut Anda di session penyikatan selanjutnya. Membersihkan sikat gigi sesudah Anda memakainya serta yakinkan tidak ada yang tersangkut atau pasta gigi yang tersisa.

9. Membiarkan Sikat Gigi dalam Kondisi Basah

Anda tentu sudah mengetahui jika bakteri suka hidup dalam keadaan lembab. Sikat gigi yang basah serta lembab akan jadi tempat favorite bakteri. Tidak cuma itu, sikat gigi yang lembab akan mengakibatkan kerusakan bulu sikatnya bila dilewatkan demikian saja. Semakin lebih baik bila sikat gigi disimpan tertutup dalam kondisi kering. Biarlah kering, baru tutup dengan tutupnya.

10. Tidak Ganti Sikat Gigi Cukuplah Seringkali

Untuk ganti sikat gigi sesudah 3-4 bulan penggunaan atau langsung ubah saat bulu sikatnya tampak mulai rusak. Daripada Anda membanderol waktu, lihat sikat gigi Anda. Sekarang ini telah ada sikat gigi yang bulunya dikasihkan pemberi tanda warna. Waktu warna menghilang, karena itu telah saatnya sikat itu ditukar. Atau saat Anda temukan telah ada bulu sikat gigi yang rontok, atau fleksibilitasnya mulai menyusut, selekasnya ubah.

Posting Komentar untuk "Sikat Gigi 3 Kali Sehari, Berapa Aturan Gosok Gigi yang Benar? "