Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apa itu Mata Minus? dan Bagaimana Penyebabnya, Yuk Cari Tahu Ulasannya

 


Aраkаh Andа tаhu? Sааt іnі јumlаh реndеrіtа mаtа mіnuѕ ѕеmаkіn mеnіngkаt ѕеtіар hаrіnуаMata minus Kondisi ini membuat penglihatan seseorang menjadi tidak nyaman. Penyebabnya bukan hanya gaya hidup yang tidak sehat, tetapi faktor keturunan atau genetik.

Kondisi mata minus ini semakin parah, jika tidak dibarengi dengan perubahan gaya hidup dan pengobatan. Salah satu bentuk pengobatannya menggunakan alat bantu penglihatan, seperti kacamata minus atau lensa kontak.

Nah, seperti yang Anda ketahui, mata minus atau rabun jauh ( miopia ) merupakan gangguan penglihatan yang paling umum terjadi. Adapun mata minus bukanlah penyakit; itu adalah variasi dari mata normal.

Penyebab Mata Minus



Berikut ini beberapa penyebab mata minus yang sering terjadi :, yaitu:

  • Faktor keturunan/genetik
  • Lahir prematur
  • Gaya hidup yang berhubungan dengan mata; terutama bagi mereka yang sering berinteraksi di depan komputer, televisi, dan perangkat/gadget (luas dekat kerja).

Gejala Mata Minus: Lebih Dekat dengan Benda, Menyipitkan Mata, dan Sakit Kepala. Dalam kehidupan sehari-hari, gejala mata minus dapat dilihat pada kebiasaan seseorang menyipitkan mata, mendekatkan benda-benda agar dapat melihat dengan jelas.

Apalagi saat seseorang sedang berada. Biasanya saat membaca buku dan menonton televisi. Sering juga Gejalanya bisa juga berefek mengeluh sakit kepala. Hal ini terjadi karena ketidakmampuan mereka untuk melihat benda-benda yang jauh.

Kapan Mata Minus Meningkat Berhenti?

Pada umumnya mata minus akan berhenti bertambah, saat seseorang memasuki usia 18 tahun, saat pertumbuhan dan perkembangan bola mata sudah maksimal. Hal ini juga dipengaruhi oleh faktor genetik atau keturunan. Dengan begitu, ada baiknya Anda melakukan pemeriksaan ke dokter spesialis mata untuk mengetahui apakah pertumbuhan bola mata sudah maksimal.

Kapan Operasi Direkomendasikan?

Jika memakai kacamata atau lensa kontak membuat seseorang tidak nyaman, operasi lasik mata bisa menjadi pilihan untuk menghilangkan atau mengurangi keluhan mata. Lasik Mata dapat menghilangkan mata minus dan silinder serta membuat penderita akhirnya dapat melihat lebih jelas tanpa alat bantu penglihatan (kacamata atau lensa kontak).

Mata Lasik

Saat ini terdapat teknologi Lasik Eye terbaru di dunia yaitu ReLEx SMILE. Teknologi ini berasal dari Jerman dan dapat menyembuhkan mata dengan 15-20 menit operasi untuk 2 mata. Operasi mata ini bukanlah operasi besar seperti biasanya, bisa dibilang merupakan prosedur non-invasif, cepat, dan tanpa rasa sakit.

Setelah Operasi

Biasanya, setelah operasi, pasien akan merasakan beberapa ketidaknyamanan, seperti mata berair atau kering, penglihatan berkabut, dan kepekaan terhadap cahaya. Namun, perasaan ini secara bertahap akan hilang, biasanya dalam waktu 6 jam setelah operasi.

Mata kering biasanya bertahan hingga 1 bulan. Namun, jangan khawatir, setelah operasi, dokter akan memberikan obat tetes mata yang akan membantu meredakan ketidaknyamanan. Jadi, harus diingat bahwa mata minus bukanlah penyakit.

Namun jika Anda merasa tidak nyaman dengan penglihatan Anda, lakukan pemeriksaan ke dokter spesialis mata dan konsultasikan terlebih dahulu jika ingin melakukan Lasik mata.Melakukan pemeriksaan mata secara teratur hanyalah salah satu dari banyak cara Anda dapat meningkatkan penglihatan Anda dan mencegah cedera atau penyakit yang dapat merusak penglihatan Anda.

  1. Dapatkan cukup vitamin dan mineral utama

Vitamin A, C, dan E, serta mineral seng, mengandung antioksidan yang dapat membantu mencegah degenerasi makula . Ini adalah kondisi di mana makula bagian mata yang mengontrol penglihatan sentral  memburuk.Sumber makanan untuk nutrisi penting ini antara lain berbagai sayuran dan buah-buahan berwarna-warni, seperti:
  • Wortel
  • Paprika merah
  • Brokoli
  • Bayam
  • Stroberi
  • Ubi
  • Jeruk

Makanan yang kaya asam lemak omega-3, seperti salmon dan biji rami , juga direkomendasikan untuk kesehatan mata yang lebih baik.

  1. Jangan lupa karotenoidnya

Beberapa nutrisi lain juga merupakan kunci untuk meningkatkan penglihatan. Diantaranya adalah lutein dan zeaxanthin , yang merupakan karotenoid yang ditemukan di retina. Anda juga dapat menemukannya di sayuran berdaun hijau, brokoli, zucchini, dan telur.

Lutein dan zeaxanthin juga dapat dikonsumsi bentuk suplemen . Karotenoid ini membantu melindungi makula dengan meningkatkan kepadatan pigmen di bagian mata itu, dan menyerap sinar ultraviolet dan cahaya biru.

  1. Tetap bugar

Ya, olahraga dan menjaga berat badan yang sehat dapat membantu mata Anda, bukan hanya lingkar pinggang Anda. Diabetes tipe 2, yang lebih sering terjadi pada orang yang kelebihan berat badan atau obesitas, dapat menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah kecil di mata.

Kondisi ini disebut retinopati diabetikSumber Tepercaya. Terlalu banyak gula yang beredar di aliran darah Anda melukai dinding halus arteri Anda. Retinopati diabetik menyebabkan arteri yang sangat kecil di retina Anda bagian belakang mata yang peka terhadap cahaya  bocor darah dan cairan ke dalam mata, merusak penglihatan Anda.

Memeriksakan kadar gula darah Anda secara teratur dan tetap bugar dan langsing dapat menurunkan peluang Anda terkena diabetes tipe 2 dan banyak komplikasinya. Demikianlah artikel apa itu mata minus? dan bagaimana penyebabnya, yuk cari tahu ulasannya. Semoga bermanfaat.

Posting Komentar untuk "Apa itu Mata Minus? dan Bagaimana Penyebabnya, Yuk Cari Tahu Ulasannya"